
Air adalah sumber dari kehidupan, kita semua tahu dimana air pasti ada kehidupan disana, air adalah materi yang paling banyak terdapat di bumi. Air bagaimanapun bentuknya selalu indah, selalu bisa menyegarkan hati dan pikiran, dan hampir semua tempat wisata yang ada di dunia ini selalu ada hubungannya dengan air, seperti halnya air terjun, sungai, danau, sumber air panas dan masih banyak lagi.
Di Negara kita Indonesia tercinta, air terdapat diamana-mana tapi sayang kurang dikelolah dengan baik sehingga sering terjadi banjir dan tercemar oleh sampah-sampah dan limbah-limbah pabrik. Sehingga air yang dulunya indah dipandang dan sumber kehidupan malah berubah menjadi suatu malapetakah bagi kita sendiri. Kawan marilah kita selalu menjaga kebersihan lingkungan kita sehingga kita sendiri merasa nyaman hidup di sekitarnya, tak perluh takut gatal-gatal atau malah terkena penyakit ketika mandi di sungai.
Aku bersyukur bisa dilahirkan di suatu tempat yang indah, di pedalaman sumatera diantara kaki-kaki bukit barisan, di sebuah desa yang kecil nan indah Talang Sakti Semelako Lebong. Di sana di Desa kami memang banyak terdapat sumber air, Sungai air panas yang terus mengalir sepanjang tahun, Air terjun (Telun 1,2 dan 3), Sungai bioa Nga ai (neai), danau liang, air orange (bioa kotok) dan masih banyak sumber lagi sumber-sumber air lainnya yang terus mengaliri kolam-kolam ikan dan sawah-sawah penduduk di desa kami. Disini di desa ini kita bisa mandi sepuas kita tak perlu takut terkena penyakit atau malah kulit akan gatal, karena air-air didesa kami masih asli, belum tercemar, orisinil.
Di samping kiri atas adalah salah satuh sumber air di desa kami, namanya Air Terjun Semelako 1 (Telun 1 Semelako), kok telun 1 memangnya ada yang ke 2 ? Tentu saja ada Kawan malah ada yang ke 3 atau malah yang ke 4 tapi jaraknya lumayan jauh dari desa kami, semua itu memang tempat yang indah, untuk menuju ke Telun 1 Semelako tak perluh mengeluarkan banyak biaya, cukup kesiapan fisik saja dan beberapa bekal makanan, karena untuk menuju ke Telun 1 Semelako kita hanya memerlukan waktu sekitar lebih kurang satu jam untuk perjalanan kaki, tapi untuk saat ini aset jalan telah bagus, jadi bisa sampai di sana kurang dari satu jam, tapi sebenarnya hal yang harus dinikmati dari perjalanan menuju Telun 1 Semelako adalah perjalanan itu sendiri, bagaimana rasanya melewati jalan batu kerikil, menuruni jalan yang terjal yang licin sehabis hujan, melalui jembatan kecil, melewati hutan belantara, mendaki batu-batu besar, melewati pohon-pohon yang sudah lama tumbang dan berlumut, tapi aku yakin kawan semua pasti menyukai tantangan dan melalui perjalanan ini kekompakan kita juga akan diuji. Bila kawan telah tiba di Telun 1 semelako, kawan semuanya bisa bermain sepuasnya, mandi dibawah air terjun yang airnya sangat dingin, tapi satu hal yang harus diingat seperti kata orang tua kita kawan "jibeak cuceu" artinya jaga sikap, karena daerah ini juga termasuk daerah yang mistik.
Baiklah kawan selamat menikmati perjalanan menuju Telun 1 Semelako, dan jangan lupa selalu bersyukur terhadap apapun yang kita terima dari Allah SWT.
Di Negara kita Indonesia tercinta, air terdapat diamana-mana tapi sayang kurang dikelolah dengan baik sehingga sering terjadi banjir dan tercemar oleh sampah-sampah dan limbah-limbah pabrik. Sehingga air yang dulunya indah dipandang dan sumber kehidupan malah berubah menjadi suatu malapetakah bagi kita sendiri. Kawan marilah kita selalu menjaga kebersihan lingkungan kita sehingga kita sendiri merasa nyaman hidup di sekitarnya, tak perluh takut gatal-gatal atau malah terkena penyakit ketika mandi di sungai.
Aku bersyukur bisa dilahirkan di suatu tempat yang indah, di pedalaman sumatera diantara kaki-kaki bukit barisan, di sebuah desa yang kecil nan indah Talang Sakti Semelako Lebong. Di sana di Desa kami memang banyak terdapat sumber air, Sungai air panas yang terus mengalir sepanjang tahun, Air terjun (Telun 1,2 dan 3), Sungai bioa Nga ai (neai), danau liang, air orange (bioa kotok) dan masih banyak sumber lagi sumber-sumber air lainnya yang terus mengaliri kolam-kolam ikan dan sawah-sawah penduduk di desa kami. Disini di desa ini kita bisa mandi sepuas kita tak perlu takut terkena penyakit atau malah kulit akan gatal, karena air-air didesa kami masih asli, belum tercemar, orisinil.
Di samping kiri atas adalah salah satuh sumber air di desa kami, namanya Air Terjun Semelako 1 (Telun 1 Semelako), kok telun 1 memangnya ada yang ke 2 ? Tentu saja ada Kawan malah ada yang ke 3 atau malah yang ke 4 tapi jaraknya lumayan jauh dari desa kami, semua itu memang tempat yang indah, untuk menuju ke Telun 1 Semelako tak perluh mengeluarkan banyak biaya, cukup kesiapan fisik saja dan beberapa bekal makanan, karena untuk menuju ke Telun 1 Semelako kita hanya memerlukan waktu sekitar lebih kurang satu jam untuk perjalanan kaki, tapi untuk saat ini aset jalan telah bagus, jadi bisa sampai di sana kurang dari satu jam, tapi sebenarnya hal yang harus dinikmati dari perjalanan menuju Telun 1 Semelako adalah perjalanan itu sendiri, bagaimana rasanya melewati jalan batu kerikil, menuruni jalan yang terjal yang licin sehabis hujan, melalui jembatan kecil, melewati hutan belantara, mendaki batu-batu besar, melewati pohon-pohon yang sudah lama tumbang dan berlumut, tapi aku yakin kawan semua pasti menyukai tantangan dan melalui perjalanan ini kekompakan kita juga akan diuji. Bila kawan telah tiba di Telun 1 semelako, kawan semuanya bisa bermain sepuasnya, mandi dibawah air terjun yang airnya sangat dingin, tapi satu hal yang harus diingat seperti kata orang tua kita kawan "jibeak cuceu" artinya jaga sikap, karena daerah ini juga termasuk daerah yang mistik.
Baiklah kawan selamat menikmati perjalanan menuju Telun 1 Semelako, dan jangan lupa selalu bersyukur terhadap apapun yang kita terima dari Allah SWT.

