" SELAMAT DATANG SANOK-SANOK "

Sabtu, 26 Desember 2009

AIR


Air adalah sumber dari kehidupan, kita semua tahu dimana air pasti ada kehidupan disana, air adalah materi yang paling banyak terdapat di bumi. Air bagaimanapun bentuknya selalu indah, selalu bisa menyegarkan hati dan pikiran, dan hampir semua tempat wisata yang ada di dunia ini selalu ada hubungannya dengan air, seperti halnya air terjun, sungai, danau, sumber air panas dan masih banyak lagi.

Di Negara kita Indonesia tercinta, air terdapat diamana-mana tapi sayang kurang dikelolah dengan baik sehingga sering terjadi banjir dan tercemar oleh sampah-sampah dan limbah-limbah pabrik. Sehingga air yang dulunya indah dipandang dan sumber kehidupan malah berubah menjadi suatu malapetakah bagi kita sendiri. Kawan marilah kita selalu menjaga kebersihan lingkungan kita sehingga kita sendiri merasa nyaman hidup di sekitarnya, tak perluh takut gatal-gatal atau malah terkena penyakit ketika mandi di sungai.

Aku bersyukur bisa dilahirkan di suatu tempat yang indah, di pedalaman sumatera diantara kaki-kaki bukit barisan, di sebuah desa yang kecil nan indah Talang Sakti Semelako Lebong. Di sana di Desa kami memang banyak terdapat sumber air, Sungai air panas yang terus mengalir sepanjang tahun, Air terjun (Telun 1,2 dan 3), Sungai bioa Nga ai (neai), danau liang, air orange (bioa kotok) dan masih banyak sumber lagi sumber-sumber air lainnya yang terus mengaliri kolam-kolam ikan dan sawah-sawah penduduk di desa kami. Disini di desa ini kita bisa mandi sepuas kita tak perlu takut terkena penyakit atau malah kulit akan gatal, karena air-air didesa kami masih asli, belum tercemar, orisinil.

Di samping kiri atas adalah salah satuh sumber air di desa kami, namanya Air Terjun Semelako 1 (Telun 1 Semelako), kok telun 1 memangnya ada yang ke 2 ? Tentu saja ada Kawan malah ada yang ke 3 atau malah yang ke 4 tapi jaraknya lumayan jauh dari desa kami, semua itu memang tempat yang indah, untuk menuju ke Telun 1 Semelako tak perluh mengeluarkan banyak biaya, cukup kesiapan fisik saja dan beberapa bekal makanan, karena untuk menuju ke Telun 1 Semelako kita hanya memerlukan waktu sekitar lebih kurang satu jam untuk perjalanan kaki, tapi untuk saat ini aset jalan telah bagus, jadi bisa sampai di sana kurang dari satu jam, tapi sebenarnya hal yang harus dinikmati dari perjalanan menuju Telun 1 Semelako adalah perjalanan itu sendiri, bagaimana rasanya melewati jalan batu kerikil, menuruni jalan yang terjal yang licin sehabis hujan, melalui jembatan kecil, melewati hutan belantara, mendaki batu-batu besar, melewati pohon-pohon yang sudah lama tumbang dan berlumut, tapi aku yakin kawan semua pasti menyukai tantangan dan melalui perjalanan ini kekompakan kita juga akan diuji. Bila kawan telah tiba di Telun 1 semelako, kawan semuanya bisa bermain sepuasnya, mandi dibawah air terjun yang airnya sangat dingin, tapi satu hal yang harus diingat seperti kata orang tua kita kawan "jibeak cuceu" artinya jaga sikap, karena daerah ini juga termasuk daerah yang mistik.

Baiklah kawan selamat menikmati perjalanan menuju Telun 1 Semelako, dan jangan lupa selalu bersyukur terhadap apapun yang kita terima dari Allah SWT.

Kamis, 03 Desember 2009

Dunia Kita Beda


Kita semua tinggal di planet yang sama tapi bukan berarti kita datang dari dunia yang sama.
Bila kuingat lagi perjalanan hidupku yang hanya baru berjalan sekitar 23 tahun ini, aku sering tersenyum sendiri, bukan berarti aku ini gila.

Dulu waktu aku masih kecil bahkan sampai aku menyelesaikan sekolah di sebuah SMA, kawan-kawanku begitu banyak tak terhitung jumlahnya dan semuanya berhubungan dengan saya, tapi untuk saat ini ketika saya melihat lagi ke belakang, hanya ada segelintir teman yang masih berhubungan baik dengan saya, jumlahnya pun dapat di hitung dengan jari.

Seiring berjalannya waktu, telah membawah kami ke arah dunia yang berbeda, sebagian ada yang hanya mengejar uang banyak, ini bukanlah prioritas dalam hidup saya, dan kebanyakan hanya menunggu sesuatu yang baik atas diri mereka sebelum mereka memulai perjalanan mereka.

Kawan kukatakan padamu, pastikan Anda dikelilingi oleh orang yang sepaham dengan Anda, orang-orang ini bukanlah orang yang suka memuji-muji Anda, tetapi orang-orang yang menantang Anda untuk merubah hal yang lebih besar dalam perjalanan yang kita sebut kehidupan.

Rabu, 02 Desember 2009

LANGIT

Setiap orang di dunia ini pasti punya kebiasaan masing-masing, kebiasaan positif tentunya, kebiasaan yang tak merugikan orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Seperti halnya diriku ini, sejak kecil sampai sekarang aku paling suka melihat langit, tak peduli waktu pagi, siang, malam bahkan dalam mimpi sekalipun. Setiap memandang ke atas sana, hatiku selalu takjub indah sekali ciptaan Allah SWT ini. Langit, pada posisi dan kapanpun memang paling indah dilihat.Dan tak tahu menggapa setiap melihat langit selalu terasa ada hal yang terindah tersirat di atas sana dan begitu banyak kata-kata indah yang terpikirkan, kadang aku juga merasakan seperti berkomunikasi langsung dengan Sang pencipta alam.

Saat langit terang aku selalu kagum pada awan-awannya yang berterbangan seperti kapas putih, kadang juga seperti sungai yang mengalir di langit, dan ketika malam menjelang aku akan tambah kagum lagi ketika bintang-bintangpun muncul mengedip-ngedipkan cahayanya, menghiasi langit malam yang jernih, dan tambah menajubkan lagi ketika bulan ikut meramaikan suasana malam, dengan bola cahayanya yang indah menggantung di langit. Subhanallah, rasa takjub ini semakin menjadi-jadi, semakin merasa kagum pada penciptanya Allah SWT.

Dan secara tiba-tiba rasa bahagia muncul dalam hati ini, hal-hal lain sejenak terlupakan, beban yang ada sejenak menghilang, dan tanpa terasa, diri ini banyak menyelami makna keindahan alam, dan jadilah langit menjadi Sang Inspirasi hidup untuk menjalani hari esok.

Subhanallah, Ya Allah, begitu sempurnanya ciptaanMu, bersyukurnya diri ini telah Kau ciptakan sempurna untuk mensyukuri segala nikmat yang Engkau berikan....

Kamis, 09 Juli 2009


Sahabat ..!! Mungkin kita tak saling mengenal atau malah sebenarnya aku tak pernah mengenalmu tapi dengarkanlah sekedar pintaku ini aku ingin berbagi denganmu dan aku ingin mencurahkan luapan isi hatiku yang mengalutkan pikiranku, telah lama engkau tahu diriku terbeban perih, kuatkan hatiku untuk melangkah pergi dengan keyakinan hati yang aku miliki kutahu hanya engkau yang berkenan menemani hidupku. Tiada yang sebaik dirimu saat disini aku sendiri menatap relung-relung hidupku, tak ada setulus teduh caramu saat aku merasa hidupku tak seperti yang kuimpikan, tak ada semurni palung sikapmu saat aku merasa terhampar begitu banyak warna kelam sisi diriku dan engkau yang menguatkan semangatku (harapanku), hingga sampai saat ini aku bisa melangkahkan kakiku menorobos dinding-dinding itu seperti yang mereka tahu, seperti yang mereka tahu.

Sahabat....!!!! Dengarkanlah repihan isi hatiku sebelum tiba saat rebahkan tubuhku aku ingin engkau tahu betapa sangat berartinya kau bagiku, Sebelum tiba saat lepaskan jiwaku kuingin bertemu kembali menguatkan hati berjuang bersama lagi, kau membawah aku terbang menembus waktu dan ruangku, membangunkan jiwaku dari tidurku yang begitu lelap sesungguhnya tubuh ini tak mampu bertahan lagi meski hanya untuk bisa menggenggam tanganmu.

Sahabat..!!! Seiring tautan waktu berjalan, mengiringi langkah kita bersama, saat kita mendewasakan semua rasa, perasaan jiwa ini tak akan mungkin memungkiri, menyangkal arti cinta diantara kita, biar api membakar, air mengendap, biar angin menentang, pun langit terhempas, perlahan kita mulai belajar, melaraskan batin, meluaskan ruang, tingkap pengertian tak pernah kumerasakan penat menjadi beban saat bersamamu.

Sahabat...!!! Ku tahu kau memiliki segalanya kau yang mampu menaklukan hatiku, kau bicara apa adanya bukan hanya tuk memikat hatiku sementara ku tak berdaya denganmu dan hatiku mengikuti langkahmu selalu mengikuti langkahmu..... Hingga tiba waktuku.... melepaskan jiwaku..!!!!!

Rabu, 08 Juli 2009

ANAK TALANG


Mungkin anda pernah mengunjungi SMP N 5 SEMELAKO, kira-kira pada tahun 1998-2001 saat pertama sekolah ini dibuka, yang sekarang namaya berubah menjadi SMP N 2 Lebong Tengah setelah lebong menjadi kabupaten pemekaran yang dulunya berinduk ke kabupaten Rejang Lebong, maka anda takkan terlalu asing dengan wajah-wajah yang ada di potoh karena mereka dulunya adalah murid-murid angkatan pertama sekolah ini. Mungkin Anda juga pernah mengunjungi Desa Talang Sakti? Sebuah desa yang berada di lereng gunung (tebo lai ngen tebo ceme), desa yang penuh dengan kekayaan alamnya, hutan, sawah, sungai dan keindahan lainnya.
Saat ini aku tidak berada di desa itu, aku adalah salah satu dari sekian banyak "tunjang neak ratau", dan aku takkan pernah melupakan desa itu, suatu saat nanti aku pasti kembali.. pasti kembali..!!! Aku ingat waktu aku kecil masih ingusan di desa itu, saat itu keadaan desa begitu asri, listrik sih sudah masuk, rumah-rumah masih sedikitlah, banyak semak belukar tempat kami sering bermain membuat goa-goa 'seperti hal suku anak dalam' digoa-goa itu kami melakukan aktifitas sekaligus bermain-main dari acara masak-masak, bermain kerajaan 'goa itu istananya heee.. heee...' bahkan pr sekolah pun sering kami kerjakan disana. Air nga ai(beyoa neai), takkan asing lagi bagi orang di propinsi Bengkulu, air nga ai(biyoa neai) ini terletak di desa Desa Talang Sakti, tempat aku dilahirkan di Bumi Rafflessia, kami sering mandi di sungai ini, tiap hari malah sehabis pulang sekolah "waktu SD", biasanya kegiatan kami, mandi sambil belajar renang, kadang juga bermain "acit ulau" sampai mata kami merah.. haaa... haaa.....!! Kalau sudah merah begitu kami akan mengambil daun semak dan meletakkannya menutup mata kami sambil melihat ke atas dan bernyanyi......
" Matai ku ijo...
Matai ku ijo....
Matai ku ijo..... "
Walaupun lagu ini sampai sekarang aku juga kurang tahu siapa pencipta, tapi saat itu lagu ini lagi mboming di kalangan anak-anak talang seperti kami. Kalau malam tiba, sehabis magriblah maka kami anak-anak talang ini akan berkumpul di lapangan depan rumah kami, kegiatan kami bermain-main, dari main petak umpet, kokok ayam(memonok), bahkan sampai main pertarungan (stajang keikut, belago), tetakep, pokoknya banyak deee......!!!
Tapi setelah kami beranjak remaja, hampir tamat smp lah. Permainan seperti itu jarang sekali ditemukan lagi, kebanyakan sering main game boat, ps, apalagi perkembangan desa sudah semakin maju. Semak belukar, kolam, kini berubah jadi purumahan, segalah perubahan itu sih pasti selalu ada segi positif dan negatif, tapi kita harus terus bersyukur. Atas semua yang telah diberikan kepada kita.